Minggu, 30 April 2017

Artikel Bahasa Inggris Tentang Internet dan Terjemahannya





INTERNET

Nowadays, Internet has spread widely in Indonesia. Internet is so easy to access. But, talking about Internet there will be advantages and disadvantages of the Internet. There are so many advantages by using Internet, for example we can find any kinds of information that we need. For students Internet is very useful to help them learn some lessons. All Internet users can also communicate with others from around the world using social media like Facebook, twitter, e-mail etc. Internet also really help us to do our work.
But, on the other hand Internet also has disadvantages that might be harm us. There are so many criminal cases occur today due to the internet. For example, cases of sexual harassment are inspired by porn videos easily downloaded. Fraud case in the world of online trading, online gambling and the spread of provocative news that does not fit with the facts, and many more crimes caused by the Internet
However, the good or bad of the Internet is depends on ourself. Do we want to use it in bad way or good way? If we use Internet wisely, then we can take only the advantages of the Internet and vise versa.


Arti dalam Bahasa Indonesia:

Saat ini, Internet sudah menyebar luas di Indonesia. Internet sangat mudah untuk diakses. Tapi, berbicara tentang Internet akan selalu ada manfaat dan kerugian dari Internet. Ada banyak manfaat dari penggunaan Internet, sebagai contoh kita dapat menemukan berbagai informasi yang kita butuhkan. Untuk para pelajar Internet sangat berguna untuk membantu mereka mempelajari beberapa pelajaran. Semua pengguna Internet juga bisa berkomunikasi dengan orang lain dari seluruh dunia dengan menggunakan sosial media seperti Facebook, twitter, e-mail dan lainnya. Internet juga sangat membantu pekerjaan kita.
Tetapi, di sisi yang lain Internet juga memiliki kekurangan yang mungkin bisa merugikan kita. Ada banyak kasus kriminal saat ini karena Internet. Sebagai contoh, kasus tentang kekerasan seksual yang terinspirasi dari video porno yang sangat mudah di download. Kasus penipuan online, perjudian online dan juga penyebaran berita provokatif yang tidak sesuai dengan fakta dan masih banyak lagi kasus-kasus kriminal yang disebabkan oleh Internet.
Bagaimanapun juga, baik atau buruknya Internet tergantung pada diri kita sendiri. Apakah kita ingin menggunakan Internet dengan cara yang baik atau buruk? Jika kita bisa menggunakan Internet secara bijak, dengan begitu kita bisa mengambil manfaatnya saja dari Internet dan begitupun sebaliknya.

Kamis, 30 Maret 2017

Tugas 1 Bahasa Inggris Bisnis

Playing computer games relieves amputees' phantom pain: Study

Amputees who played computer games using a virtual, on-screen arm, experienced relief from the phantom pain that often afflicts people who have lost a limb, scientists said Friday.

Fourteen amputees who took part in a trial reported dramatic pain reduction after 12 sessions which saw them "using" their missing arm in virtual reality.

Patients reported a near 50% reduction in pain duration, frequency and intensity, according to a study published in The Lancet medical journal.

"The results from our study suggest that it may be useful to 'exercise' the phantom limb," said study lead author Max Ortiz Catalan of the Chalmers University of Technology in Sweden.

People who have lost an arm or leg often report pain where the limb used to be -- sometimes years after the amputation and often severe enough to affect their quality of life and mental health.

Phantom limb pain occurs when nerve endings at the amputation site continue sending pain signals to the brain, making it think the limb is still there.

There are few effective treatments.

One existing method involves the patient use their remaining arm while looking in a mirror to make it appear to the brain, in the reflection, as if it is the missing arm moving.

It does not always work and cannot be used by double amputees.

The virtual reality therapy is based on a similar premise. It makes the patient "move" the lost arm to perform certain on-screen tasks, including steering a video game car.

The patients see themselves on the screen with a virtual arm where their real limb used to be, and see it move as they control it with their mind -- effectively bringing the aching phantom arm to life.

The participants had electrodes attached to their stumps to register the signals sent to the brain.

The method "allows the patient to reactivate areas of the brain that were used to move the arm before it was amputated, the university said in a statement.

"No other existing treatment for phantom limb pain generates such a reactivation of these areas of the brain," it added.

The treatment would not be suitable for patients with nerve injuries or those who cannot move their stumps, the authors noted.



Sentences in the article :
Simple Past Tense : -
-          Fourteen amputees who took part in a trial reported dramatic pain reduction  after 12 sessions ( Subjet + V2)

Present Perfect Tense :
-          People who have lost an arm or leg often report pain where the limb used to be (Subject + have/has + V-3)

Simple present tense :
-          Fourteen amputees who took part in a trial reported dramatic pain reduction after 12 sessions (Subject  + V-1s/es) positive
-          It does not always work (Subject + does not + V-1) Negative





Minggu, 22 Januari 2017

Metode Peramalan Untuk Memprediksi Trend


METODE PERAMALAN (FORECASTING)


Peramalan (forecasting) : adalah seni dan ilmu memprediksi peristiwa-peristiwa yang akan terjadi dengan menggunakan data historis dan memproyeksikannya ke masa depan dengan beberapa bentuk model matematis.
Untuk melakukan peramalan diperlukan metode tertentu dan metode mana yang digunakan tergantung dari data dan informasi yang akan diramal serta tujuan yang hendak dicapai. Dalam prakteknya terdapat berbagai metode peramalan antara lain :
  • Peramalan berdasarkan jangka waktu :
1. Peramalan jangka pendek ( kurang satu tahun, umumnya kurang tiga bulan : digunakan untuk rencana pembelian, penjadwalan kerja, jumlah TK, tingkat produksi),
2. Peramalan jangka menengah ( tiga bulan hingga tiga tahun : digunakan untuk perencanaan penjualan, perencanaan dan penganggaran produksi dan menganalisis berbagai rencana operasi),
3. Peramalan jangka panjang ( tiga tahun atau lebih, digunakan untuk merencanakan produk baru, penganggaran modal, lokasi fasilitas, atau ekspansi dan penelitian serta pengembangan).
  • Peramalan berdasarkan rencana operasi
  1. Ramalan ekonomi  : membahas siklus bisnis dengan memprediksi tingkat inflasi dan indikator perencanaan lainnya,
  2. Ramalan teknologi :       berkaitan dengan tingkat kemajuan teknologi dan  produk baru,
  3. Ramalan permintaan : berkaitan dengan proyeksi permintaan terhadap produk perusahaan. Ramalan ini disebut juga ramalan penjualan, yang mengarahkan produksi, kapasitas dan siatem penjadualan perusahaan.

  • Peramalan berdasarkan metode / pendekatan :
1. Peramalan kuantitatif, menggunakan berbagai model matematis atau metode statistik dan  data historis dan atau variabel-variabel kausal untuk meramalkan permintaan.
2. Peramalan kualitatif, menggunakan intuisi, pengalaman pribadi dan berdasarkan pendapat (judment) dari yang melakukan peramalan.
METODE PERAMALAN :
Peramalan berdasarkan metode terbagi menjadi 2 yaitu:
1. Metode Kuantitatif
  • Metode Peramalan Kuantitatif dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu :
  1. Model seri waktu / metode deret berkala (time series)  metode yang dipergunakan untuk menganalisis serangkaian data yang merupakan fungsi dari waktu,
  2. Model / metode kausal (causal/explanatory model), mengasumsikan variabel yang diramalkan menunjukkan adanya hubungan sebab akibat dengan satu atau beberapa variabel bebas (independent variable).
1. Model Seri Waktu / Metode deret berkala, terbagi menjadi :
  1. Rata-rata bergerak (moving averages),
  2. Penghalusan eksponensial (exponential smoothing),
  3. Proyeksi trend (trend projection)
Penjelasan:
1. Rata-rata bergerak (moving averages),
  • Rata-Rata Bergerak Sederhana (simple moving averages) : bermanfaat jika diasumsikan bahwa permintaan pasar tetap stabil  :
  • Rata-Rata Bergerak Tertimbang (weighted moving averages) : apabila ada pola atau trend yang dapat dideteksi, timbangan bisa digunakan untuk menempatkan lebih banyak tekanan pada nilai baru :
2. Penghalusan eksponensial (exponential smoothing),
Penghalusan Eksponensial : metode peramalan dengan menambahkan parameter alpha dalam modelnya untuk mengurangi faktor kerandoman. Istilah eksponensial dalam metode ini berasal dari pembobotan/timbangan (faktor penghalusan dari periode-periode sebelumnya yang berbentuk eksponensial.
3. Proyeksi trend (trend projection)
Metode proyeksi trend dengan regresi, merupakan metode yang dignakan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Metode ini merupakan garis trend untuk persamaan matematis.
2. Model / metode kausal (causal/explanatory model)
Merupakan metode peramalan yang didasarkan kepada hubungan antara variabel yang diperkirakan dengan variabel alin yang mempengaruhinya tetapi buakn waktu. Dalam prakteknya jenis metode peramalan ini terdiri dari :
  1. Metode regresi dan kolerasi, merupakan metode yang digunakan baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek dan didasarkan kepada persamaan dengan teknik least squares yang dianalisis secara statis.
  2. Model Input Output, merupakan metode yang digunakan untuk peramalan jangka panjang yang biasa digunakan untuk menyusun trend ekonomi jangka panjang.
  3. Model ekonometri, merupakan peramalan yang digunakan untuk jangka panjang dan jangka pendek.
Peramalan menggunakan metode regresi:
Penggunaan metode ini didasarkan kepada variabel yang ada dan yang akan mempengaruhi hasil peramalan.
Hal- hal yang perlu diketahu sebelum melakukan peramalan dengan metode regresi adalah mengetahui terlebih dahulu mengetahui kondisi- kondisi seperti :
  1. Adanya informasi masa lalu
  2. Informasi yang ada dapat dibuatkan dalam bentuk data (dikuantifikasikan)
  3. Diasumsikan bahwa pola data yang ada dari data masa lalu akan berkelanjutan dimasa yang akan datang.
Adapun data- data yang ada dilapangan adalah :
  1. Musiman (Seasonal)
  2. Horizontal (Stationary)
  3. Siklus (Cylikal)
  4. Trend
Dalam menyusun ramalan pada dasarnya ada 2 macam analisis yang dapat digunakan yaitu :
  1. Analisi deret waktu(Time series), merupakan analisis antaravariabel yang dicari dengan variabel waktu
  2. Analisis Cross Section atau sebab akibat (Causal method), merupakan analisis variabel yang dicari dengan variabel bebas atau yang mempengaruhi.
Ada dua pendekatan untuk melakukan peramalan dengan menggunakan analisis deret waktu dengan metode regresi sederhana yaitu :
  1. Analisis deret waktu untuk regresi sederhana linier
  2. Analisis deret untuk regresi sederhana yang non linier
Untuk menjelaskan hubungan kedua metode ini kita gunakan notasi matematis seperti:
Y = F (x)
Dimana :
Y = Dependent variable (variabel yang dicari)
X = Independent variable (variabel yang mempengaruhinya)
Notasi regresi sederhana dengan menggunakan regresi linier (garis lurus) dapat digunakan sebagai berikut :
Y = a + b x
Dimana a dan b adalah merupakan parameter yang harus dicari. Untuk mencari nilai a dapat digunakan dengan menggunakan rumus :

kemudian nilai b dapat dicari dengan rumus :

2. Metode Kualitatif
Metode kualitatif umumnya bersifat subjektif, dipengaruhi oleh intuisi, emosi, pendidikan dan pengalamanseseorang. Oleh karena itu hasil peramalan dari satu orang dengan orang lain dapat berbeda. Meskipun demikian, peramalan kualitatif dapat menggunakan teknik/metode peramalan, yaitu :
  1. Juri dari Opini Eksekutif : metode ini mengambil opini atau pendapat dari sekelompok kecil manajer puncak/top manager (pemasaran, produksi, teknik, keuangan dan logistik), yang seringkali dikombinasikan dengan model-model statistik.
  2. Gabungan Tenaga Penjualan : setiap tenaga penjual meramalkan tingkat penjualan di daerahnya, yang kemudian digabung pada tingkat provinsi dan nasional untuk mencapai ramalan secara menyeluruh.
  3. Metode Delphi : dalam metode ini serangkaian kuesioner disebarkan kepada responden, jawabannya kemudian diringkas dan diberikan kepada para ahli untuk dibuat peramalannya. Metode memakan waktu dan melibatkan banyak pihak, yaitu para staf, yang membuat kuesioner, mengirim, merangkum hasilnya untuk dipakai para ahli dalam menganalisisnya. Keuntungan metode ini hasilnya lebih akurat dan lebih profesional sehingga hasil peramalan diharapkan mendekati aktualnya.
  4. Survai Pasar (market survey) : Masukan diperoleh dari konsumen atau konsumen potensial terhadap rencana pembelian pada periode yang diamati. Survai dapat dilakukan dengan kuesioner, telepon, atau wawancara langsung.
Memantau Ramalan
  • Bila peramalan sudah selesai, yang paling adalah tidak melupakannya. Sangat jarang manajer yang ingin mengingat bila hasil ramalan mereka sangat tidak akurat, tetapi perusahaan perlu menentukan mengapa permintaan aktual (variabel yang diuji) secara signifikan berbeda dari yang diproyeksikan.
  • Salah satu cara untuk memantau peramalan  guna menjamin keefektifannya adalah menggunakan isyarat arah.
  • Isyarat Arah (Tracking Signal) : adalah pengukuran tentang sejauh mana ramalan memprediksi nilai aktual dengan baik
  • Isyarat Arah, dihitung sebagai jumlah kesalahan ramalan berjalan (running sum of the forecast error, RSFE) dibagi dengan deviasi absolut mean (MAD)
Prosedur Peramalan
Dalam melakukan peramalan terdiri dari beberapa tahapan khususnya jika menggunakan metode kuantitatif. Tahapan tersebut adalah:
  1. Mendefinisikan Tujuan Peramalan
Misalnya peramalan dapat digunakan selama masa pra-produksi untuk mengukur tingkat dari suatu permintaan.
  1. Membuat diagram pencar (Plot Data)
Misalnya memplot demand versus waktu, dimana demand sebagai ordinat (Y) dan waktu sebagai axis (X).
       3.      Memilih model peramalan yang tepat
Melihat dari kecenderungan data pada diagram pencar, maka dapat dipilih beberapa model peramalan yang diperkirakan dapat mewakili pola tersebut.
  1. Melakukan Peramalan

  1. Menghitung kesalahan ramalan (forecast error)
Keakuratan suatu model peramalan bergantung pada seberapa dekat nilai hasil peramalan terhadap nilai data yang sebenarnya. Perbedaan atau selisih antara nilai aktual dan nilai ramalan disebut sebagai “kesalahan ramalan (forecast error)” atau deviasi yang dinyatakan dalam:
et = Y(t) – Y’(t)
Dimana : Y(t)  = Nilai data aktual pada periode t
Y’(t) = Nilai hasil peramalan pada periode t
t       = Periode peramalan
Maka diperoleh Jumlah Kuadrat Kesalahan Peramalan yang disingkat SSE (Sum of Squared Errors) danEstimasi Standar Error (SEE – Standard Error Estimated)
SSE = S e(t)2 = S[Y(t)-Y’(t)]2
  1. Memilih Metode Peramalan dengan kesalahan yang terkecil.
Apabila nilai kesalahan tersebut tidak berbeda secara signifikan pada tingkat ketelitian tertentu (Uji statistik F), maka pilihlah secara sembarang metode-metode tersebut.
  1. Melakukan Verifikasi
Untuk mengevaluasi apakah pola data menggunakan metode peramalan tersebut sesuai dengan pola data sebenarnya.
METODE PERAMALAN LAINNYA
  • Metode Market Experiment (Percobaan Pasar)
Yaitu suatu cara untuk membuat peramalan permintaan dengan melakukan uji coba pada segmen atau bagian pasar tertentu. Uji coba dilakukan dengan memberikan perlakuan tertentu terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan. Metode ini biasanya digunakan untuk produk baru atau produk yang mengalami inovasi atau pengembangan.
–          Contoh: Pada produk Rokok Halim diberikan kepada konsumen secara gratis selama 1 bulan di berbagai tempat untuk mengetahui respon konsumen terhadap produk tersebut atau memberi diskon saat produk ini launching. Setelah respon masyarakat bagus, lalu Hilam dijual secara bertahap yaitu Rp 2.500,00 lalu dijual secara stabil pada harga Rp 4.000,00 karena termasuk produk baru oleh karena itu tetap dijual di bawah harga pasar agar dapat menarik minat konsumen.
  • Metode Peramalan Dengan Pendekatan Marketing Research

Dalam melakukan peramalan permintaan konsumen, berbagai metode dapat digunakan terutama dengan pendekatan penelitian pemasaran (Marketing Research) karena bagian pemasaranlah yang secara langsung berhubungan dengan konsumen. Metode peramalan yang sering digunakan yaitu:
–          Survey Pelanggan
Survey pelanggan merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengetahui sikap dan persepsi konsumen atau pelanggan dengan cara mewawancarai konsumen secara langsung atau memberikan kuisioner yang sudah dipersiapkan. Biasanya juga disertakan nomer telephone atau alamat pada suatu produk agar konsumen bisa secara leluasa menyampaikan saran ataupun kritik.
Daftar Pustaka : http://marcoturnip.blog.widyatama.ac.id/2015/09/27/metode-peramalan-forecasting/

Senin, 05 Desember 2016

Peluang Teoritis


Pengertian Distribusi Peluang :

  Distribusi peluang adalah sebaran kemungkinan terjadinya variable acak tertentu. Variable acak adalah peristiwa yang diharapkan akan terjadi, yang biasanya dilambangkan dengan X. Atau, suatu bilangan yang ditentukan oleh peristiwa yang dihasilkan daei eksperimen. 

·          Distribusi Peluang Teoritis

Tabel atau Rumus yang mencantumkan semua kemungkinan nilai peubah acak berikut peluangnya.
Berhubungan dengan kategori peubah acak, maka dikenal :
a. Distribusi Peluang Diskrit   : Binomial, Poisson
b. Distribusi Peluang Kontinyu   : Normal*) t, F, c²(chi kuadrat)
2.         Distribusi Peluang Diskrit
2.1       Distribusi Peluang Binomial

·    Percobaan Binomial
Percobaan Binomial adalah percobaan yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

1. Percobaan diulang n kali

2. Hasil setiap ulangan hanya dapat dikategorikan ke  dalam 2 kelas; 
           Misal:  "BERHASIL" atau  "GAGAL"  
   ("YA" atau "TIDAK";  "SUCCESS" or "FAILED")

3. Peluang keberhasilan = p dan dalam setiap ulangan nilai p tidak berubah.
    Peluang gagal = q = 1- p.

4. Setiap ulangan bersifat bebas satu dengan yang lain.

Definisi Distribusi Peluang Binomial 

                             untuk x = 0,1,23,...,n

n: banyaknya ulangan
x: banyak keberhasilan dalam peubah acak X
p: peluang berhasil pada setiap ulangan
q: peluang gagal =  1 - p pada setiap ulangan

Contoh 2 :
Tentukan peluang mendapatkan "MATA 1" muncul 3 kali pada pelemparan 5 kali sebuah dadu setimbang!
Kejadian sukses/berhasil = mendapat "MATA 1"
x = 3
n = 5 pelemparan diulang 5 kali
p =                           q =  1-  = 
                     =  = 10 ´ 0.003215...= 0.03215...

Contoh 4b:
Peluang seorang mahasiswa membolos adalah 6:10, jika terdapat 5 mahasiswa, berapa peluang terdapat 2 orang mahasiswa yang tidak membolos?

Kejadian yang ditanyakan ® Kejadian SUKSES = TIDAK MEMBOLOS
Yang diketahui peluang MEMBOLOS = q = 6 : 10 = 0.60
p = 1 - q = 1 - 0.60 = 0.40                   x = 2,                           n = 5
b(x = 2; n = 5, p = 0.40) = ....................


  • Tabel Peluang Binomial

Soal-soal peluang peluang binomial dapat diselesaikan dengan bantuan Tabel Distribusi Peluang Binomial (Lihat hal  157-162, Statistika 2)

Cara membaca Tabel tersebut :

Misal :
           n          x          p = 0.10           p = 0.15           p = 0.20   dst
           
            5          0          0.5905             0.4437             0.3277
                        1          0.3280             0.3915             0.4096
                        2          0.0729             0.1382             0.2048
                        3          0.0081             0.0244             0.0512
                        4          0.0004             0.0020             0.0064
                        5          0.0000             0.0001             0.0003
           
Perhatikan Total setiap Kolom p = 1.0000 (atau karena pembulatan, nilainya tidak persis = 1.0000  hanya mendekati 1.0000)

x = 0    n = 5    p = 0.10                                   b(0; 5, 0.10) = 0.5905
x =1     n = 5    p = 0.10                                   b(1; 5, 0.10) = 0.3280
Jika 0 x 2, n = 5 dan p = 0.10 maka b(x; n, p)  =
b(0; 5, 0.10)+ b(1; 5, 0.10)+b(2;5,0.10)
= 0.5905 + 0.3280 +0.0729 = 0.9914

Contoh 5
Suatu perusahaan “pengiriman paket ” terikat perjanjian bahwa keterlambatan paket akan menyebabkan perusahaan harus membayar biaya kompensasi.
Jika Peluang setiap kiriman akan terlambat adalah 0.20  Bila terdapat 5 paket, hitunglah probabilitas :
a. Tidak ada paket yang terlambat, sehingga perusahaan tidak membayar biaya kompensasi?
    (x = 0)
b. Lebih dari 2 paket terlambat? (x >2)
c. Tidak Lebih dari 3 paket yang terlambat?(x £ 3)
d. Ada 2 sampai 4  paket yang terlambat?(2 £  x  £ 4)
e. Paling tidak ada 2 paket yang terlambat?(x ³ 2)
Jawab
a. x = 0  ® b(0; 5, 0.20) = 03277 (lihat di tabel atau dihitung dgn rumus)

b. x > 2 ® Lihat tabel dan  lakukan penjumlahan sebagai berikut :
                  b(3; 5, 0.20) + b(4; 5, 0.20) + b(5; 5, 0.20)  =
                  0.0512+ 0.0064 + 0.0003  = 0.0579
            atau .....
            ®  1 - b(x £ 2) = 1 - [b(0; 5, 0.20) +  b(1;  5, 0.20) + b(2; 5, 0.20) = 1 - [0.3277 + 0.4096 + 0.2048)=  1 - 0.9421 = 0.0579 


Rata-rata dan Ragam Distribusi Binomial b(x; n, p) adalah

                                    Rata-rata   = np
                                    Ragam   s ²  = npq
n = ukuran populasi
p = peluang keberhasilan setiap ulangan
q = 1 - p = peluang gagal setiap ulangan

Daftar Pustaka : susys.staff.gunadarma.ac.id